Temukan lebih lanjut informasi mengenai pelatihan untuk perusahaan kami di Jakarta. 

Berapa jumlah standar minimal peserta dalam kursus ini?

Kursus kami dibuat untuk 16-20 orang per grupnya.

Semakin baik jumlah rasio antara pelatih dan peserta, semakin banyak kesempatan bagi pelatih untuk memberikan dukungan dan arahan secara personal. 

Untuk grup yang lebih besar, gaya pelatihan akan berbeda dari biasanya karena akan menyesuaikan peserta dan logistik.

Bagaimana mengukur sebuah kursus yang berhasil?

Para peserta akan dinilai sebanyak 4 kali selama program kursus 40 jam. Penilaian terdapat di dalam materi kursus dan dapat memberikan gambaran kepada klien tentang bagaimana kemampuan peserta meningkat.

Jika diminta oleh klien, kami dapat memberikan penilaian awal (pre-course assessment) dimana kemampuan menulis dan berbicara peserta akan direkam lalu dibandingkan dengan tes yang sama di akhir kursus. Perbandingan tersebut akan menunjukkan kemajuan dari hasil kursus yang  dilakukan.

Apakah kursus dibedakan ke dalam level, misalnya elementary, intermediate, dan advance?

Kursus kami dibuat berdasarkan skills-based dan dapat diikuti oleh semua level.

Kami memiliki tes penempatan untuk menganalisis kebutuhan sebelum kursus dimulai. Tahap ini akan membantu tim kami membuat materi kursus yang sesuai dengan peserta tertentu dan juga relevan dengan kemampuan bahasa mereka.

Pelatihan diberikan tanpa tes penempatan karena fokus kami adalah pengembangan skill khusus yang terpisah dari kemampuan bahasa Inggris peserta. Meskipun demikian, peserta sebaiknya mengerti materi pelatihan dan dapat berkomunikasi dengan peserta lain atau pelatih.

Apa tujuan dari tes penempatan (analisis kebutuhan)?

Pelatih kami membuat konten pelatihan yang sesuai dengan kemampuan serta kebutuhan bahasa peserta. Untuk itulah, hasil sesi penempatan digunakan untuk menganalisis dan memberikan gambaran jelas mengenai kemampuan bahasa peserta secara umum.

Klien juga akan mendapatkan gambaran awal mengenai kemampuan bahasa mereka sebelum pelatihan dimulai.

Level bahasa Inggris apakah yang diperlukan untuk mengikuti pelatihan ini?

Kami tidak memiliki sesi penempatan untuk pelatihan dan idealnya peserta sudah berada di level intermediate (level B1) dan bisa berkomunikasi dengan yang lain selama pelatihan.

Bisakah kami meminta pelatih native speaker?

Ya, tentu bisa. Tapi tahukah Anda:

  • Bahasa Inggris adalah bahasa resmi di lebih dari 50 negara berdaulat dan di sana terdapat ratusan dialek serta aksen yang dianggap sebagai ragam bahasa Inggris, meskipun berbeda dengan standar bahasa Inggris. 
  • Orang yang berbicara bahasa Inggris sebagai bahasa kedua atau ketiga lebih banyak daripada penutur asli dengan perbandingan 3 berbanding 1.
  • Kami berkomunikasi dengan berbagai peserta dari berbagai negara setiap harinya sehingga kami harus dilatih untuk mengerti berbagai aksen bahasa.
  • Dalam organisasi English Language Teaching (ELT), kemampuan bahasa Inggris merupakan kriteria paling penting dalam proses rekrutmen dan penilaian pengajar, bukan berdasarkan "asal" mereka. Pengajar bahasa Inggris yang baik adalah mereka yang memiliki pengalaman profesional dalam bidang mengajar, apapun latar belakang bahasa mereka.
  • Para pelatih yang bukan penutur asli Inggris biasanya memiliki pemahaman yang baik terkait sensitivitas budaya dan mereka merupakan panutan bagi para pelajar bahasa Inggris.

Apakah tim pelatih British Council Indonesia adalah penutur asli?

British Council merupakan organisasi yang menjunjung tinggi persamaan dan semua pelatih yang bekerja di tempat kami dipilih berdasarkan latar belakang pendidikan, profesionalisme, kemapuan mengajar, serta pengalaman. Hasilnya, kami memiliki pelatih penutur asli dan bukan penutur asli yang memiliki pengalaman yang mumpuni untuk mengajarkan pelatihan dalam berbagai konteks secara internasional.

Dapatkah kami bertanya mengenai peningkatan akurasi dalam kursus?

  • Tujuan kami adalah membantu peserta berkomunikasi secara efektif dalam bahasa Inggris. Pembicara mungkin masih membuat kesalahan tapi sebaiknya itu tidak menyebabkan miskomunikasi.
  • Ketika bicara mengenai "akurasi", kami berpacu pada ketepatan bahasa yang diproduksi oleh si penutur. Bagaimanapun, kami juga menemukan bahwa seorang penutur yang hanya fokus kepada akurasi belum tentu bisa berkomunikasi secara efektif.
  • Tujuan kami adalah membangun kepercayaan diri peserta sehingga mereka bisa berkomunikasi secara fasih. Latihan akurasi  dilakukan berdasarkan kesalahan yang dibuat oleh peserta sehingga kami bisa memberikan gambaran yang jelas tentang perbedaannya.
  • Karena waktu yang terbatas, kami juga memberikan sarana lanjutan yang bisa dimanfaatkan di waktu lain agar peserta bisa berlatih akurasi sesuai dengan kebutuhan mereka.

Apa keuntungan dari kursus custom dibandingkan dengan kursus yang berdasarkan buku?

  • Kebanyakan buku kursus adalah Eropa/Amerika sentrik dan tidak memiliki cukup konten lokal untuk beberapa peserta-misalnya yang tidak bekerja di perusahaan multinasional.
  • Semua buku kursus memiliki silabus grammar yang sama. Sementara kebutuhan grup tidak linear. Kostumisasi dapat memastikan tak ada waktu yang terbuang dan fokus kepada hal spesifik yang mereka butuhkan.
  • Banyak paeserta kursus bahasa Inggris bisnis yang menginginkan praktik yang berarti banyak buku pelajaran harus diadaptasi oleh pelatih.